Oleh : Edi Purwanto
Mungkin kita rancu dengan paradigma yang seringkali kita gunakan dalam gerakan kita. Kita masih terbuai mimpi-mimpi tentang keseimbangan, keselarasan harmonisasi ataupun paradigma yang seringkali memberikan alternatif jawaban pada equality antara rakyat dan negara, intelektual dengan anitntelektual, maju dan terbelakang. Jangan salah memahami bawa pada praktiknya pola relasi antara central dan ordinat ini datang dengan tiba-tiba. Binary oposition ini diproduksi oleh sekelompok tertentu yang ingin melanggengkan kekuasanya. Proyek demokratisasi, civil society dan developmentalisme ataupun proyek pluralisme dan multikultural selalu diproduksi oleh orang yang memiliki akses kekuasaan dan para pemilik modal. Baca entri selengkapnya »




