Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Februari 28, 2009
Baru-baru ini kita lihat berbagai TV di Indonesia dibanjiri oleh iklan penurunan harga BBM. ”Belum pernah ada dalam sejarah Indonesia BBM diturunkan sampai tiga kali”, kata seorang laki-laki setengah baya dalam iklan itu. Iklan yang dibuat oleh partai yang membawanya menuju kursi kepresidenan ini langsung menggandeng presiden SBY sebagai ikon. Sepintas iklan ini memang memberikan harapan baru bagi pengusaha kecil dan masyarakat yang hidup di bawah kemiskinan. Tidak ayal jika iklan itu membuat setiap mata yang sedang menyaksikan siaran televisi terkesima.
Iklan yang tampil hanya beberapa detik itu mampu menenggelamkan kebijakan BBM sebelumnya. Tepatnya pada bulan Maret 2005 kenaikan premium sampai 90 persen, dari Rp. 2400,-/liter menjadi Rp. 4.500,-/liter. Solar naik 104,7 persen, dari Rp. 2.100,-/liter menjadi Rp. 4.300/liter. Pada saat itu minyak tanah juga naik dari Rp. 700,-/liter menjadi Rp. 2.000,-/liter. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Resensi buku | Bertanda: analisa kebijakan, harga BBM, kebijakan BBM | Leave a Comment »
Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Februari 28, 2009
Sastra Jawa sebagai khasanah pemikiran yang berkembang, rupanya memiliki akar kekuatan dan khasanah yang luas atas sejarah perkembangan Jawa. Keberadaan serat-serat Jawa kuno merupakan representasi dari Jawa pada zaman itu. Sekaligus sebagai alat legitimasi untuk pengukuhan identitas Jawa. Betapa tidak, hampir seluruh kejadian di Jawa pada saat itu senantiasa diceritakan lewat karya sastra. Manifestasi cerita-cerita itu berupa tembang, mantra, suluk dan lain sebagainya. Seperti kebanyakan munculnya karya sastra yang lain, sastra Jawa timbul berawal dari adanya ketimpangan. Akan tetapi tidak sedikit sastra Jawa yang muncul untuk memperkuat sistem pemerintahan yang berkuasa pada saat itu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam jurnal pemikiran | Bertanda: Foucault, Gramsci, hegemoni, politik kebudayaan, sastra dan kekuasaan, sastra jawa, serat centhini, strategi kebudayaan, YB Mangunwijaya | 4 Komentar »
Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Februari 20, 2009
Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Jombang melakukan pemantauan terhadap salah satu kelompok Jamaah yang sedang berkembang di Jombang. Pasalnya, kelompok aliran yang menyebut dirinya sebagai Jamaah Pengajian Noto Ati ini diresahkan oleh masyarakat. Jamaah ini memiliki pengikut dari berbagai kalangan masyarakat, mulai pensiunan polisi, TNI aktif, Pegawai hingga kalangan pelajar. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam opini | Bertanda: Kh Cholil dahlan, MUI Jombang, pengajian noto ati Jombang | 3 Komentar »