Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Maret 25, 2009
Aliran ini muncul di desa Jajar Kecamatan Talun Kabupaten Blitar sejak Awal tahun 2009 lalu. MUI beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Sulani 62 warga RT2/RW1 Desa Jajar sebagai pimpinan aliran ini telah menyimpang dari ajaran Islam. Maka dari itu, MUI Kabupaten Blitar akan segera menyelidiki lebih lanjut.
Dari keterangan yang diperoleh MUI setempat indikasi penyimpangan aliran ini adalah pengikutnya dibebaskan dari sholat namun tetap dinyatakan akan masuk surga asalkan membayar `sedekah` berupa uang yang besarnya ditentukan oleh pemimpin aliran TMS. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam serba-serbi | Bertanda: dogma lima perkara | 7 Komentar »
Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Januari 20, 2009
Pada bulan Januari 2009 dalam amatan kami paling tidak ada dua kasus yang sempat menjadi sorotan kami. Yang pertama adalah penutupan Sinagog di di Jalan Kayon No. 4 Surabaya oleh gabungan massa yang menamakan diri sebagai Masyarakat Peduli Palestina. Kejadian ini terjadi pada hari Rabu, 7 Januari 2009.
Selain kasus penutupan satu-satunya tempat ibadah orang Yahudi itu juga ada satu kasus lagi yang terjadi di kota Batu. Yaitu penutupan prostitusi dan tempat-tempat yang dianggap berbau bisnis esek-esek di kota Batu. Berbagai ormas masyarakat melakukan orasi dan meminta kepada pemerintah kota Batu untuk menutup seluruh lokasi pelacuran di Kota Batu. Kejadian ini terjadi pada hari Senin, 12 Januari 2009. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam serba-serbi | Bertanda: sinagog surabaya, tempat ibadah yahudi, yahudi | 4 Komentar »
Ditulis oleh Edi Purwanto di/pada Desember 28, 2008
Pada bula Desember ini tidak banyak kejadian yang memberikan indikasi kekerasan yang mengatasnamakan agama. Kami hanya menemukan rancangan perda yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Blitar. Raperda itu membahas masalah prostitusi di Kabupaten Blitar. Dalam Raperda itu disebutkan bahwa keberadaan prostitusi yang har ini lag marak di kabupaten Blitar harus segera ditutup. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam serba-serbi | Bertanda: penutupan prostitusi, raperda prostitusi blitar | 2 Komentar »