Edi Purwanto Trace

Save the Freedom Thoughts

Archive for Februari, 2008

Bukan Sekedar Guyonan Sufi

Posted by Edi Purwanto pada Februari 28, 2008

Kehidupan sufi identik dengan dzikir, taffakur, mujahadah dan kegiatan positif lainya yang intinya mendekatkan diri dan menyatu dengan kehadiran ilahi robbi. Dalam ajaran tasawuf titik tekan yang akan dicapai adalah kebahagiaan yang tiada taranya. Kebahagiaan ini tidak bisa dilukiskan dengan dengan tulisan, tidak bisa dikhayalkan dengan penglihatan mata, atau pendengaran telinga yaitu sebuah ketentraman jiwa dalam kampung yang kekal bernama akhirat. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Resensi buku | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

Merentang Nalar Pragmatisme

Posted by Edi Purwanto pada Februari 25, 2008

Oleh: Edi Purwanto ©

Dalam keseharian kita, mungkin tidak asing dengan istilah pragmatisme. Namun dalam pengertian filosofinya, mungkin kita jarang tahu. Maka dari itu, saya mencoba melacak akar dari pragmatisme dalam pandangan filosofi. Pada awalnya filsafat pragmatisme ini dibangun bukan untuk memberikan penjelasan tentang pendidikan. filsafat ini murni menanggapi permasalahan pengetahuan. Akar dari pragmatisme tidak lain adalah filsafat Empirisme yang pertama kali di deklrasikan oleh Aristoteles. Kemudian diteruskan oleh David Hume dan teman-temannya. Sehingga sampailah pada pemikir-pemikir pragmatis ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in pemikiran tokoh | 6 Comments »

Strategi (R)Evolusi Ilmu Sosial Milenium III

Posted by Edi Purwanto pada Februari 23, 2008

(Kadaluarsa Ilmu: Re-Imagining Sociology)
Oleh: Qinimain Zain

FEELING IS BELIEVING. MULANYA teori baru diserang dikatakan tidak masuk akal. Kemudian teori tersebut itu diakui benar, tetapi dianggap remeh. Akhirnya, ketika teori itu sangat penting, para penentang akan segera mengklaim merekalah yang menemukannya (William James).

KETIKA Dr Heidi Prozesky – sekretaris South African Sociological Association (SASA) meminta TOTAL QINIMAIN ZAIN (TQZ): The Strategic-Tactic-Technique Millennium III Conceptual Framework for Sustainable Superiority (2000) sebagai materi sesi Higher Education and Science Studies pada Konferensi SASA medio 2008 ini, saya tidak terkejut. Paradigma baru The (R)Evolution of Social Science – The New Paradigm Scientific System of Science ini, memang sudah tersebar pada ribuan ilmuwan pada banyak universitas besar di benua Amerika, Afrika, Asia, Eropa dan Australia. Pembicaraan dan pengakuan pentingnya penemuan juga hangat dan mengalir dari mana-mana. Baca entri selengkapnya »

Posted in jurnal pemikiran | Leave a Comment »

Menelusuri Jejak Pemikiran Derrida

Posted by Edi Purwanto pada Februari 11, 2008

Oleh : Edi Purwanto

Membaca Derrida tentunya tidak bisa lepas dari konteks sejarah yang melatar belakanginya. Kita juga tidak bisa gegabah dalam memetakan konsep pemikiran Derrida. Sebelum saya memaparkan konsep-konsep Derrida tentang dekontruksi, intertekstualitas, trace dan logocentrisme tentunya saya harus memberikan penjelasan tentang para pemikir yang mempengaruhi Derrida. Dalam pergulatan pemikiran Derrida banyak dipengaruhi oleh fenomenologinya Hussrel dan Heidegger, psikoanalisisnya Freud dan genealogi moralnya Nietzstche. Baca entri selengkapnya »

Posted in pemikiran tokoh | 3 Comments »

 
%d blogger menyukai ini: