Edi Purwanto Trace

Save the Freedom Thoughts

Archive for Juli, 2008

Pengetahuan, Kekuasaan dan Produksi Wacana

Posted by Edi Purwanto pada Juli 25, 2008

Oleh : Edi Purwanto

Mungkin kita rancu dengan paradigma yang seringkali kita gunakan dalam gerakan kita. Kita masih terbuai mimpi-mimpi tentang keseimbangan, keselarasan harmonisasi ataupun paradigma yang seringkali memberikan alternatif jawaban pada equality antara rakyat dan negara, intelektual dengan anitntelektual, maju dan terbelakang. Jangan salah memahami bawa pada praktiknya pola relasi antara central dan ordinat ini datang dengan tiba-tiba. Binary oposition ini diproduksi oleh sekelompok tertentu yang ingin melanggengkan kekuasanya. Proyek demokratisasi, civil society dan developmentalisme ataupun proyek pluralisme dan multikultural selalu diproduksi oleh orang yang memiliki akses kekuasaan dan para pemilik modal. Baca entri selengkapnya »

Posted in jurnal pemikiran | 5 Comments »

Sastra Jawa Dan Politik Kebudayaan

Posted by Edi Purwanto pada Juli 24, 2008

Oleh : Edi Purwanto

Sastra Jawa sebagai khasanah pemikiran yang berkembang, rupanya memiliki akar kekuatan dan khasanah yang luas atas sejarah perkembangan Jawa. Keberadaan serat-serat Jawa kuno merupakan representasi dari Jawa pada zaman itu. Sekaligus sebagai alat legitimasi untuk pengukuhan identitas Jawa. Betapa tidak, hampir seluruh kejadian di Jawa pada saat itu senantiasa diceritakan lewat karya sastra. Manifestasi cerita-cerita itu berupa tembang, mantra, suluk dan lain sebagainya. Seperti kebanyakan munculnya karya sastra yang lain, sastra Jawa timbul berawal dari adanya ketimpangan. Akan tetapi tidak sedikit sastra Jawa yang muncul untuk memperkuat sistem pemerintahan yang berkuasa pada saat itu.

Sastra Dan Kekuasaan

Y.B. Mangunwijaya berpendapat bahwa sastra bukanlah persoalan bahasa saja. Sastra selalu ada hubunganya dengan religius. Sastra adalah intellectual exercise, sebuah dunia pemikiran yang menyimpan nilai-nilai kebenaran. Akan tetapi perlu kita sadari bersama bahwa sastra juga sebagai arena untuk merepresentasikan kondisi sosial yang ada pada saat itu. Sastra juga tidak lepas dari kondisi politik. Dengan memposisikan sastra seperti ini kita akan mampu menganalisa tentang kuasa yang ada di balik sastra. Hal ini dikarenakan setiap kerajaan yang berkuasa di Jawa senantiasa menuliskannya. Apapun yang terjadi di istana kerajaan senantiasa dituliskannya. Namun jangan heran jika tulisan yang dibuat istana ini bias kekuasaan. Baca entri selengkapnya »

Posted in opini | 1 Comment »

Tengger Nasibmu Kini

Posted by Edi Purwanto pada Juli 22, 2008

Mentari pagi sudah berada di atas kepalaku. Sengatnya panasnya seolah mau membakar kulitku. Saat itu aku mulai memasuki kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Naik turun dan benjolan-benjolan jalan yang sudah tidak karuan itupn kami lalui. Rupanya motor grand milik yudi itu tidak setangguh yang kami fikirkan. Motor itu tidak lulus uji ketika melewati jalan yag terjal dan curam itu. Rupanya jalan yang kami lewati sudah rusak parah. Seharusnya menjadi perhatian pemerintah untuk memperbaiki jalan menuju tempat wisata ini. Jalan ini emang sudah rusak parahkami sampai kebingungan mencari jalan yang bisa kami lewati. Semen yang dicor dengan ukuran 40 cm persegi itu sudah rusak parah. Saya melihat lobangan-lobangan besar memenuhi ruas jalan itu. Baca entri selengkapnya »

Posted in penelitian | Dengan kaitkata: , , | 8 Comments »

 
%d blogger menyukai ini: