Edi Purwanto Trace

Save the Freedom Thoughts

Archive for September, 2008

Pergeseran Makna Ramadhan

Posted by Edi Purwanto pada September 22, 2008

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan masih dianggap sebagai bulan yang penuh berkah bagi banyak orang. Boleh dikatakan bahwa Ramadhan selain bulan turunnya Al-Qur’an juga merupakan bulan penebus dosa dan berlimpahnya pahala. Segala aktivitas kita sehari-hari dianggap sebagai nilai ibadah. Kalau sholat, i’tikaf, tarowih, membaca Al Qur’an dan ibadah sunah lainnya memang jelas-jelas terhitung ibadah. Pada bulan ini tidur saja sudah dihitung sebagai ibadah. Alangkah indahnya Ramadhan itu.

Dalam rangka menyambut bulan yang penuh rahmat ini, ada Berbagai macam cara orang mengekspresikan euforia Ramadhan. Barangkali memang masih ada orang yang menyambut Ramadhan dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Akan tetapi tidak sedikit orang yang justru mengambil keuntungan materi dari bulan Ramadhan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in opini | Leave a Comment »

Puasa Harus Difahami Substansinya

Posted by Edi Purwanto pada September 2, 2008

Puasa Romadlon selama ini masih dipahami kulitnya saja. Akhir-akhir ini banyak orang berpuasa yang puasanya tidak memberikan pengaruh apa pun. Mereka hanya merasakan haus dan lapar, tetapi sikap dan perilaku mereka tidak mengalami perubahan sedikit pun. Mereka berpuasa, namun tetap melakukan kejahatan dan hal-hal munkarat lain, seperti korupsi, dan tidak peduli atas penderitaan orang lain.

Romadlon selama ini masih dipahami sebagian besar umat Islam sebagai ritual belaka. Banyak orang berduyun-duyun secara bersama-sama untuk melakukan ritual yang sangat istimewa ini. Kita bisa melihat aktivitas orang Islam yang sangat padat. Mulai dari pagi hari hinggga sore hari mereka berpuasa. Malam harinya masih ditambah lagi dengan ibadah sholat tarawih belum lagi malamnya dengan qiyamullail. Begitu indah memang bulan Romadlon itu. Tidak ada waktu sedikitpun yang terlewatkan kecuali untuk beribadah. Baca entri selengkapnya »

Posted in opini | Leave a Comment »

 
%d blogger menyukai ini: