Edi Purwanto Trace

Save the Freedom Thoughts

Archive for the ‘Resensi buku’ Category

Penjajahan dan Penyakit Mental

Posted by Edi Purwanto pada Oktober 23, 2010

Oleh Edi Purwanto

Para pemikir post-kolonial tentunya sangat familiar dengan Frantz Fanon. Fanon lahir di Aljazair pada saat kolonialisme Perancis masih menggurita negerinya. Dalam perjalanan intelektualnya, dia banyak berjasa mengembangkan psikologi marxsis. Karya-karyanya lebih banyak dibaca oleh para kaum revolosioner daripada psikolog dan psikiater. Pribadinya yang terlibat langsung dalam perang mengakibatkan dirinya hanya dilihat sebagai sosok yang berada dalam sejarah revolusi. Namanya sebagai orang yang memiliki kontribusi untuk pembebasan psikologi masyarakat Aljazair tidak begitu kentara. Baca entri selengkapnya »

Posted in pemikiran tokoh, Psikologi Tought, Resensi buku | Leave a Comment »

Bertamasya di Jawa pada Awal Abad XIX

Posted by Edi Purwanto pada Oktober 10, 2010

The History of Java Terjemahan 

Rasanya saya sudah lama sekali tidak menguatak-atik beberapa buku koleksi pribadi. Di Kontrakan lama buku-buku hanya  saya tumpuk bercampur dengan peralatan yang lain, sehingga hampir tidak bisa dibedakan lagi mana yang buku, Koran, majalah, newsletter ataupun pakaian kotor (suasananya seperti kapal pecah). Setelah beberapa hari pindahan, saya harus menata ulang beberapa buku sehingga ruangan kontrakan yang baru ini bisa tampak sedap dipandang mata dan nyaman saya tempati. Baca entri selengkapnya »

Posted in pemikiran tokoh, penelitian, Resensi buku, serba-serbi | Leave a Comment »

Ada Apa Dengan Pencabutan Subsidi BBM?

Posted by Edi Purwanto pada Februari 28, 2009

Baru-baru ini kita lihat berbagai TV di Indonesia dibanjiri oleh iklan penurunan harga BBM. ”Belum pernah ada dalam sejarah Indonesia BBM diturunkan sampai tiga kali”, kata seorang laki-laki setengah baya dalam iklan itu. Iklan yang dibuat oleh partai yang membawanya menuju kursi kepresidenan ini langsung menggandeng presiden SBY sebagai ikon. Sepintas iklan ini memang memberikan harapan baru bagi pengusaha kecil dan masyarakat yang hidup di bawah kemiskinan. Tidak ayal jika iklan itu membuat setiap mata yang sedang menyaksikan siaran televisi terkesima.

Iklan yang tampil hanya beberapa detik itu mampu menenggelamkan kebijakan BBM sebelumnya. Tepatnya pada bulan Maret 2005 kenaikan premium sampai 90 persen, dari Rp. 2400,-/liter menjadi Rp. 4.500,-/liter. Solar naik 104,7 persen, dari Rp. 2.100,-/liter menjadi Rp. 4.300/liter. Pada saat itu minyak tanah juga naik dari Rp. 700,-/liter menjadi Rp. 2.000,-/liter. Baca entri selengkapnya »

Posted in Resensi buku | Dengan kaitkata: , , | Leave a Comment »

Membaca Ulang Gerakan NU

Posted by Edi Purwanto pada Juni 28, 2008

NU sebagai organisasi masa Islam, sampai sekarang masih menjadi bahasan yang menarik di dunia akademik. Banyak peneliti asing yang tertarik dengan NU, di antaranya Martin van Bruinessen , Greg Barton, Greg Fealy, Ben Anderson, Mitsuo Nakamura dan lain sebagainya. Mereka tertarik kultur NU dengan ketradisionalannya yang dianggap eksotik.

Berbeda dengan aliran Islam lainnya, NU sangat menghargai tradisi dan kebudayaan setempat. Para peneliti ini mengikuti penelitian Antropologis yang sebelumnya pernah dilakukan. Mereka adalah Clifford Gertz, Andrew Beautty, Mark R. Woodward, Robert Hefner dan antropolog lainya yang memfokuskan pada agama Jawa. Karya-karya yang dihasilkan oleh para peneliti ini hingga sekarang cukup populer dan selalu menjadi rujukan di dunia akademis baik di Indonesia maupun di luar negeri. Baca entri selengkapnya »

Posted in Resensi buku | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , | 1 Comment »

Mengawinkan Diskursus Feminisme dengan Post-Modernisme

Posted by Edi Purwanto pada Maret 28, 2008

oleh : Edi Purwanto

Paradigma yang dibangun oleh berbagai tokoh Feminis tidak akan lepas dari kritikan. Para tokoh feminisme cenderung melihat dengan sebelah mata terhadap teori-teori yang mereka bangun. keberadaan feminisme Marxis, feminisme sosial, feminisme liberal maupun feminisme radikal tidak luput dari berbagai masalah. Mereka tidak sadar akan keterjebakan mereka pada kesadaran enlightenment. Baca entri selengkapnya »

Posted in Resensi buku | Dengan kaitkata: , , , , | 2 Comments »

Bukan Sekedar Guyonan Sufi

Posted by Edi Purwanto pada Februari 28, 2008

Kehidupan sufi identik dengan dzikir, taffakur, mujahadah dan kegiatan positif lainya yang intinya mendekatkan diri dan menyatu dengan kehadiran ilahi robbi. Dalam ajaran tasawuf titik tekan yang akan dicapai adalah kebahagiaan yang tiada taranya. Kebahagiaan ini tidak bisa dilukiskan dengan dengan tulisan, tidak bisa dikhayalkan dengan penglihatan mata, atau pendengaran telinga yaitu sebuah ketentraman jiwa dalam kampung yang kekal bernama akhirat. Baca entri selengkapnya »

Posted in Resensi buku | Dengan kaitkata: , , , , , | Leave a Comment »

 
%d blogger menyukai ini: